Legenda Anatolia 25 (Baukis-Philemon)

Kali ini kami akan menceritakan sebuah cerita legenda antara Pohon Limon dan Sejenis Pohon lainnya.

Legenda Anatolia 25 (Baukis-Philemon)

Konon dikawasan Ege tepatnya dikota Bergama ada sebuah pohon besar yang berdiri kokoh. Pohon tersebut agak sedikit mirip dengan pohon limon atau jeruk pada umumnya. Konon menurut masyarakat setempat, pohon tersebut menyimpan cerita misteri yang cukup terkenal ditanah Anatolia.

       Menurut cerita dari Mitologi Yunani, salah satu dari Tuhannya bangsa Yunani Kuno yaitu Zeus diceritakan sering sekali merasa boşan diistana dan memanggil sekerabatnya yaitu Tuhan Hermes untuk pergi ke Gunung Olympos, konon disana dirinya sering meninggalkan pakaian dan diceritakan bahwa salah satu pakaiannya tersebut jatuh dan terbang kekawasan Anatolia atau tepatnya kesebuah desa dimana bangsa Frigya hidup. Konon kala itu sebuah keanehan terjadi dikalangan penduduk dengan cara yang tidak biasa dalam melayani tamu. Dalam budaya bangsa Anatolia, tamu adalah keberkahan dan ketika ada ketukan pintu dengan tamu yang berdatangan, itu menandakan bahwa kita harus melakukan sidekah kepada orang lain. Namun yang terjadi didesa tersebut tidak biasa, tamu tidak diperkenankan masuk.

Dibalik itu semua ada rumah tua yang hampir rubuh, namun mereka malah berbeda dan sangat memperbolehkan tamu berkunjung kegubuknya. Pemilik rumah tersebut dua orang tua bernama Baukis dan Philemon. Sangking hormatnya kepada tamu, ketika Zeus dan Hermes mengunjungi mereka, kedua orang tua tersebut tidak henti-hentinya menjamu, membawakan air untuk mencuci tangan, membawakan banyak makanan dan minuman. Dalam jamuannya tidak terdapat gelas kosong, seluruhnya terisi air yang disukai oleh para tamu. Zeus pun tersanjung dengan jamuan kedua tuan rumah dan mengajak mereka berdua kesebuah tebing tertinggi yang terdekat dari desanya. Kejadian aneh terjadi ketika mereka kembali kedesanya dan air pun melimpah hanya kesekeliling rumahnya. Zeus pun berkata kepada mereka berdua, ‘’Aku tidak akan pernah lupa dengan jamuan kalian. Katakanlah apalagi yang kalian inginkan’’. Kedua orang tua tersebut kemudian menatap Zeus sembari berkata, ‘’Kami berdua yang sudah tua ini sama sekali tidak pernah terpisahkan. Aku tidak ingin melihat kematian suaminku. Satukanlah kami meskipun dalam keadaaan tak bernyawa, kami sungguh tidak ingin berpisah’’.

Zeus pun mencatat dan membawa permintaan mereka berdua kekuilnya. Konon suami istri tersebut tidak ditemukan makamnya dan malah ditemukan sepasang pohon yang seperti saling memeluk. Setengahnya berbentuk seperti pohon limon atau jeruk dan setengahnya lagi berbentuk seperti semacam pohon langka. Merekalah cerita antara sepasang insan yang bernama Baukis dan Philemon yang dipercayai hingga saat ini. Pohon tersebut hingga saat ini masih terdapat disebuah puncak kecil dikota Bergama Turki.



Berita Terkait